Kamis, 18 Februari 2010

SHALAT KHUSYU

Selama ini kita didoktrin bahwa hanya dengan menguasai ilmu tharekat dan hakikat shalat khusyu bisa dicapai. Padahal sebenarnya tdk demikian. Yang paling penting dalam mencapai shalat khusyu adalah syariat. Kalau kita telah mampu menjalankan syariat islam dengan benar dan beribadah dengan ikhlas benar benar karena allah. Insya allah shalat kita akan khusyu. Bagaimana sholat bisa khusyu kalau baju yang kita pakai dari hasil jual beli yang didasari kebohongan. Bagaimana mau khusyu kalau makananan yang ada diperut diperoleh dari hasil mencurangi orang lain. Bagaimana mau khusyu kalau tangan yang menopang tubuh di saat ruku baru saja dipakai untuk menzalimi orang lain dan kita begitu angkuh untuk meminta maaf. Jadi langkah pertama untuk mencapai shalat khusyu adalah bersyariat dengan baik dan benar,terutama yang menyangkut larangan. Intinya jangan bohong,curang mencuri dan merampas hak orang lain. Jangan suka marah menzalimi diri sendiri apalagi orang lain. Jangan mengumbar nafsu sembarangan dan berlebihan. Baik itu nafsu perut amarah lebih lebih nafsu birahi. Kalau ketiga hal ini sudah mampu kita lakukan, satu langkah sukses menuju shalat khusyu telah tercapai.

SHALAT KHUSYU

Selama ini kita didoktrin bahwa hanya dengan menguasai ilmu tharekat dan hakikat shalat khusyu bisa dicapai. Padahal sebenarnya tdk demikian. Yang paling penting dalam mencapai shalat khusyu adalah syariat. Kalau kita telah mampu menjalankan syariat islam dengan benar dan beribadah dengan ikhlas benar benar karena allah. Insya allah shalat kita akan khusyu. Bagaimana sholat bisa khusyu kalau baju yang kita pakai dari hasil jual beli yang didasari kebohongan. Bagaimana mau khusyu kalau makananan yang ada diperut diperoleh dari hasil mencurangi orang lain. Bagaimana mau khusyu kalau tangan yang menopang tubuh di saat ruku baru saja dipakai untuk menzalimi orang lain dan kita begitu angkuh untuk meminta maaf. Jadi langkah pertama untuk mencapai shalat khusyu adalah bersyariat dengan baik dan benar,terutama yang menyangkut larangan. Intinya jangan bohong,curang mencuri dan merampas hak orang lain. Jangan suka marah menzalimi diri sendiri apalagi orang lain. Jangan mengumbar nafsu sembarangan dan berlebihan. Baik itu nafsu perut amarah lebih lebih nafsu birahi. Kalau ketiga hal ini sudah mampu kita lakukan, satu langkah sukses menuju shalat khusyu telah tercapai.

HATI-HATI BAGI PEROKOK, PENGIDAP KOLESTEROL TINGGI DAN YANG SENANG MELANGGAR RAMBU LALULINTAS

Beberapa bulan yang lalu MUI mengeluarkan fatwa tentang hukum haram merokok bagi orang islam. dengan pertimbangan merokok lebih banyak bahayanya dibanding manfaatnya. Pada tulisan ini penulis ingin menambahkan satu alasan mengapa merokok itu haram. Bagi penulis merokok itu haram karena merokok masuk ke dalam kategori salah satu tindakan bunuh diri, terutama yang mengidap penyakit jantung. Secara bahasa bunuh diri adalah menghilangkan nyawa sendiri dengan sengaja. Bagi penulis bunuh diri adalah melakukan tindakan dengan sengaja yang mengakibatkan rusaknya beberapa bagian dari tubuh biologis yang mengakibatkan keluarnya ruh dari tubuh biologis karena tidak bisa lagi bersenyawa dengan tubuh biologis. Jadi kalau rokok sudah terbukti secara medis bisa merusak jantung, maka mengisapnya adalah tindakan bunuh diri. Begitu pun juga bagi orang yang mengidap hipertensi atau yang kolesterol tinggi. Mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung kolesterol hukumnya haram karena termasuk tindakan bunuh diri. Lalu bagaimana dengan orang yang yang tidak mengindahkan aturan berlalulintas. Perlu diketahui bahwa dokter.polisi adalah khalifah. Mereka wakil allah dibumi untuk menyampaikan ilmu allah kepada manusia. Lewat mereka allah memberitahu kita apa yang bermanfaat dan apa yang merusak. Kalau polisi sudah memberi tanda dengan sebuah papan rambu kalau kecepatan maximum pada sebuah jalan sempit dan banyak tikungan adalah 30 km perjam. Tetapi anda melanggarnya dengan memacu kendaraan anda di atas 50 km perjam lalu menabrak tebing lalu jatuh ke jurang dan anda mati.Maka anda tergolong melakukan tindakan bunuh diri.